Seperti angin membadai, kau tak
melihatnya.
Cinta?
Ia ditakdirkan jadi kata tanpa
benda.
Tak terlihat. Hanya terasa, tapi
sangat dahsyat.
Seperti banjir menderas. Kau tak
kuasa mencegahnya.
Begitulah cinta!
Ia ditakdirkan jadi makna paling
santun yang menyimpan kekuasaan besar.
Seperti api menyala-nyala. Kau tak
kuat melawannya.
Seperti itulah cinta!
Ia ditakdirkan jadi kekuatan
angkara murka yang mengawal dan melindungi kebaikan.
Cinta adalah lukisan abadi dalam
kanvas kesadaran manusia.
Lembut. Tak terlihat. Penuh haru
biru. Padat makna. Sarat gairah. Dan, antagonis.
Inilah cinta J
#serialCinta-Anis Matta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar